Featured

Bauran Pemasaran

4:37:00 AM


Bauran Pemasaran
Bauran Pemasaran adalah alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk mencapai tujuan pemasaran dalam pasar sasaran. Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat antar perusahaan maka saluran distribusi harus lebih ditingkatkan. Saluran distribusi merupakan salah satu bagian dari marketing mix (bauran pemasaran). Marketing mix ini terdiri dari variabel-variabel yang dapat digabungkan perusahaan untuk mempengaruhi permintan akan produknya, dan  variabel-variabel tersebut lebih dikenal dengan 4P yang dikemukakan oleh McCarthy adalah :
 “1.  Product
2.   Price
3.   Place
4.   Promotion”

Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke suatu pasar untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan baik berupa barang maupun jasa.
Price adalah sejumlah biaya (dalam bentuk uang ) yang harus dikeluarkan untuk  mendapatkan produk, baik barang atau jasa.
Place adalah tempat berbagai kegiatan yang harus dilakukan oleh perusahaan dalam menyediakan produk dalam jumlah yang tepat dan menempatkannya pada tempat yang tepat pula, sehingga produk tersebut selalu tersedia pada saat konsumen atau pelanggan membutuhkannya.
Promotion adalah suatu usaha yang dilakukan oleh perusahaan dalam memasarkan produknya.

Langkah-langkah Analisis Biaya Pemasaran

7:17:00 AM


  Langkah-langkah Analisis Biaya Pemasaran
Langkah-langkah analisis biaya pemasaran, seperti yang di kemukakan oleh Wilson dan Campbell (1996,294-309) terbagi dalam tiga kelompok, yaitu :

1.      Analisis Biaya Pemasaran menurut Jenis Biaya
      Dalam analisis ini, biaya pemasaran dipecah sesuai dengan jenis-jenis biaya pemasaran seperti: gaji, biaya iklan, biaya perjalanan, biaya depresiasi peralatan kantor, dan sebagainya. Dengan cara analisis ini manajemen dapat mengetahui rincian jenis biaya pemasaran, namun tidak dapat memperoleh informasi mengenai biaya yang telah dikeluarkan untuk menjalankan kegiatan pemasaran tertentu. Oleh karena itu, cara analisis ini hanya baik dilakukan jika manajemen tidak menghadapi masalah pengukuran efisiensi kegiatan pemasaran tertentu, kemampuan tiap-tiap produk yang dijual dalam menghasilkan laba, cara penjualan yang dijalankan dan kemampuan menghasilkan laba tiap-tiap daerah pemasaran.
2.      Analisis Biaya Pemasaran menurut Fungsi Pemasaran
      Fungsi pemasaran adalah suatu kegiatan pemasaran yang memerlukan pengeluaran biaya. Analisis biaya pemasaran menurut fungsi pemasaran bertujuan untuk pengendalian biaya dan untuk analisis biaya pemasaran menurut usaha pemasaran. Langkah analisis biaya pemasaran menurut fungsi pemasaran adalah sebagai berikut :
a.       Menentukan dengan jelas fungsi-fungsi pemasaran sehingga dapat ditentukan secara tepat manajer yang bertanggung jawab untuk melaksanakan fungsi tersebut;
b.      Menggolongkan tiap-tiap jenis biaya pemasaran sesuai dengan fungsinya;
c.       Menentukan satuan ukuran jasa yang dihasilkan oleh tiap-tiap fungsi;
d.      Menentukan biaya per satuan kegiatan pemasaran dengan cara membagi total biaya pemasaran yang dikeluarkan untuk fungsi tertentu dengan jumlah satuan jasa yang dihasilkan oleh fungsi yang bersangkutan.
3.      Analisis Biaya Pemasaran menurut Usaha Pemasaran
      Analisis biaya pemasaran menurut jenis biaya dan fungsi pemasaran berguna untuk pengendalian biaya, tetapi tidak membantu dalam mengarahkan kegiatan pemasaran. Kegiatan pemasaran tidak akan efektif jika tidak ada pengarahan yang baik, maka dari itu perlu diadakan analisis biaya pemasaran yang dapat menyajikan informasi kepada manajemen mengenai kemampuan usaha pemasaran tertentu dalam menghasilkan laba. Analisis biaya pemasaran menurut usaha pemasaran dapat dibagi menjadi sebagai berikut :
a.       Menurut jenis produk, analisis ini bermanfaat untuk menentukan kemampuan tiap-tiap jenis produk dalam menghasilkan laba.
b.      Menurut daerah pemasaran, analisis ini bermanfaat meng rahkan pemasaran produk pada daerah-daerah pemasaran yang memberikan laba tinggi.
c.       Menurut besarnya pesanan.
d.      Menurut saluran distribusi, berguna apabila harus ditentukan pilihan saluran distribusi untuk mengarahkan penjualan ke dalam saluran distribusi yang paling menguntungkan.
Langkah-langkah yang harus ditempuh dalam menentukan analisis biaya pemasaran, baik menurut jenis produk, daerah pemasaran, besar pesanan, maupun manurut saluran distribusi adalah sebagai berikut:
1.      Menggolongkan jenis biaya pemasaran menurut fungsinya;
2.      Menentukan jenis analisis yang akan dijalankan;
3.      Menggolongkan jenis biaya pemasaran ke dalam : biaya langsung, biaya setengah langsung, dan biaya tidak langsung.
Biaya langsung adalah biaya-biaya yang berhubungan langsung dengan fungsi atau kegiatan pemasaran tertentu atau manfaatnya dapat diidentifikasi secara langsung kepada tiap fungsi pemasaran. Dalam analisis biaya pemasaran menurut produk, biaya iklan untuk produk tertentu merupakan biaya langsung untuk produk tersebut. Dalam analisis biaya pemasaran menurut daerah, biaya-biaya pemasaran yang terjadi dalam daerah pemasaran tertentu (misalnya biaya iklan dalam surat kabar) merupakan biaya langsung.
Biaya setengah langsung adalah biaya yang mempunyai hubungan jelas dengan beberapa fungsi atau kegiatan pemasaran. Contoh : biaya komisi wiraniaga di daerah pemasaran tertentu merupakan biaya setengah langsung dalam analisis biaya pemasaran menurut produk, Karena biaya ini dapat di alokasikan dengan dasar yang tepat (misalnya atas dasar jenis volume penjualan). Biaya setengah langsung dapatt dialokasikan sesuai dengan jasa yang diberikan.
Biaya ridak langsung adalah biaya yang tidak memiliki hubungan yang jelas dengan fungsi pemasaran tertentu. Jenis biaya in sulit untuk dialokasikan karena dasar alokasinya sangat kabur. Contoh biaya tidak langsung adalah gaji manajer pemasaran, biaya telepon, air listrik, asuransi, dan sebagainya.

Pengertian Pemasaran

6:56:00 AM


 Pengertian Pemasaran
Setelah memahami arti pentingnya pemasaran dalam kehidupan dunia usaha, keberadaan pemasaran dapat dikatakan sebagai pembuka jalan bagi perusahaan dalam menawarkan produknya kepasar sasaran, dimana konsumen diberi kesempatan untuk memilih produk yang disukainya.
Pemasaran mencakup berbagai aktivitas yang ditujukan untuk mengidentifikasikan kebutuhan dan keinginan konsumen, apabila seorang pemasar dapat mengidentifikasikan kebutuhan dan keinginan konsumen, mengembangkan produk, menetapkan harga, mendistribusikannya secara baik serta mempromosikan produk-produk tersebut, maka produk tersebut dapat terjual.
Beberapa pakar bidang pemasaran  telah mengidentifikasikan pemasaran dari berbagai sudut pandang, berkenaan dengan hal tersebut, penulis mencoba untuk menjabarkan beberapa definisi mengenai marketing atau pemasran.
Menurut Philip Kotler dalam bukunya yang berjudul Marketing Management, international edition, (2000, 8) pengertian pemasaran adalah :

“Marketing is societal process by which individuals and groups obtain what they need and want through creatin, offering and freely exchanging products and service of value”.

 Dilihat dari definisi pemasaran maka penulis dapat melihat konsepnya yaitu sebagai berikut: kebutuhan (need), keinginan (wants), dan permintaan (demmand), produk (barang dan jasa), pertukaran sesuatu yang mempunyai nilai (value).
 Definisi pemasaran menurut Wiliam J. Stanton, Michael J. Etzel dan Bruce J. Walker dalam buku intisari Management pemasaran (1997; 3) adalah :
 Marketing is a total system of businees designed to plan,  price, promote, and distribute want satisfying products to target markets to acheve organizational objective ”.

Dari definisi di atas dikatakan bahwa pemasaran yaitu suatu aktivitas yang berorientasi pada kebutuhan dan keinginan konsumen baik individu maupun kelompok, dimana aktivitas meliputi perencanaan dan pembuatan                produk, penetapan harga, promosi dan perindustrian.

tingkatan Saluran Distribusi

6:09:00 AM



Saluran distribusi dibagi menjadi beberapa tingkatan, hal tersebut dikemukakan oleh Philip Kotler dalam buku Manajemen Pemasaran edisi 9e (1997; 142) terdiri atas:
1.   Saluran tingkat nol
Produsen langsung menyalurkan produknya ketangan konsumen.
2.   Saluran tingkat satu
Produsen menggunakan satu perantara toko (retailer) dalam menyalurkan produknya.
3.   Saluran tingkat dua
Produsen menggunakan dua perantara yaitu wholeseller dan retailer dalam memasarkan produknya.
4.   Saluran tingkat tiga
Produssen menggunakan lebih dari dua perantara yaitu agen, wholeseller dam retailer.

Fungsi Saluran Distribusi Pemasaran

7:43:00 AM


Fungsi Saluran Distribusi Pemasaran
Dalam menghadapi persaingan yang begitu ketat, kebanyakan perusahaan pada saat sekarang ini mempunyai kebijakan dalam memasarkan produknya menggunakan jaringan-jaringan pemasaran, atau lebih dikenal dengan istilah pembentukan saluran distribusi.
 Saluran distribusi menurut perkembangannya sangat pesat dalam dunia usaha, khususnya dalam meningkatkan volume penjualan pada perusahaan.banyak anggapan dari para konsumen mengenai saluran distribusi pemasaran ini diantaranya ada yang mengatakan bahwa dengan adanya saluran distribusi pemasaran maka masyarakat akan lebih mudah mendapatkan produk tanpa harus pergi ketempat yang jauh.
Ada banyak tujuan mengapa perusahaan membutuhkan saluran distribusi dalam memasarkan produknya. Menurut Fandy Tjiptono dalam bukunya Strategi Pemasaran edisi II (2001; 185) mengatakan bahwa fungsi saluran distribusi tebagi atas dua bagian yaitu :
“1.  Saluran distribusi dapat menciptakan nilai tambah produk melalui fungsi-fungsi pemasaran yang dapat merealisasikan kegunaan.
2.   Saluran distribusi dapat memperlancar arus perputaran produk dalam pemasarannya (marketing channel flow).

Sedangkan menurut Philip Kotler dalam buku Manajemen Pemasaran edisi 9e (1997;141) mengatakan bahwa tujuan saluran distribusi terdiri atas :
“1.  Saluran distribusi dapat dijadikan sebagai penyampaian informasi dari produsen kepada konsumen.
2.   Saluran distribusi dapat dijadikan sebagai media promosi.
3.   Saluran distribusi dapat dijadikan sebagai negosiator antara konsumen dengan produsen.
4.   Saluran distribusi dapat dijadikan sebagai perantara dalam pemesanan barang”.

Berdasarkan fungsi-fungsi di atas maka penulis menyimpulkan bahwa saluran distribusi mempunyai fungsi sebagai alat peningkatan volume penjualan dengan media perantara.

Powered by Blogger.